Kamis, 28 September 2017

Penyelesaian Masalah Melalui Proses Pencarian/Searching

TUGAS PENG. TEKNOLOGI SISTEM CERDAS
Nama : Reza Wirawan
NPM : 15115850
Kelas : 3KA10
Dosen : Essy Malays Sari Sakti

Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving Method)

a. Pengertian Metode Pemecahan Masalah (Problem solving Method)

Metode pemecahan masalah (problem solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama.
Penyelesaian masalah merupakan proses dari menerima tantangan dan usaha – usaha untuk menyelesaikannya sampai menemukan penyelesaiannya. menurut Syaiful  Bahri Djamara (2006 : 103) bahwa:

Metode problem solving (metode pemecahan masalah) bukan hanya sekedar metode mengajar tetapi juga merupakan suatu metode berfikir, sebab dalam problem solving dapat menggunakan metode lain yang dimulai dari mencari data sampai kepada menarik kesimpulan.

Menurut N.Sudirman (1987:146) metode problem solving adalah cara penyajian bahan pelajaran dengan menjadikan masalah sebagai titik tolak pembahasan untuk dianalisis dan disintesis dalam usaha untuk mencari pemecahan atau jawabannya oleh siswa. Sedangkan menurut  Gulo (2002:111) menyatakan bahwa problem solving adalah metode yang mengajarkan penyelesaian masalah dengan memberikan penekanan pada terselesaikannya suatu masalah secara menalar.

Pengenalan Kecerdasan Buatan

TUGAS PENG. TEKNOLOGI SISTEM CERDAS
Nama : Reza Wirawan
NPM : 15115850
Kelas : 3KA10
Dosen : Essy Malays Sari Sakti

1.1  Pengertian Kecerdasan buatan

       Kecerdasan Buatan adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi. Hal ini biasanya dilakukan dengan mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogy berpikir dari kecerdasan/intelegensia manusia. Dan menerapkannya sebagai algoritma yang dikenal dengan computer. Dengan suatu pendekatan yang kurang lebih fleksibel dan efisien dapat diambil tergantung keperluanm yang mempengaruhi bagaimana wujud dari perilaku kecerdasan buatan. AI biasanya dihubungkan dengan Ilmu Komputer, akan tetapi juga terkait erat dengan bidang lain seperti Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan yang lainnya.Kemampuan untuk mengkombinasikan pengetahuan dari semua bidang ini pada akhirnya akan bermanfaat bagi kemajuan dalam upaya menciptakan suatu kecerdasan  buat.