TUGAS PENG. TEKNOLOGI SISTEM CERDAS

Nama : Reza Wirawan
NPM : 15115850
Kelas : 3KA10
Dosen : Essy Malays Sari Sakti
1.1 Pengertian Kecerdasan buatan
Kecerdasan Buatan adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk memecahkan persoalan yang rumit dengan cara yang lebih manusiawi. Hal ini biasanya dilakukan dengan mengikuti/mencontoh karakteristik dan analogy berpikir dari kecerdasan/intelegensia manusia. Dan menerapkannya sebagai algoritma yang dikenal dengan computer. Dengan suatu pendekatan yang kurang lebih fleksibel dan efisien dapat diambil tergantung keperluanm yang mempengaruhi bagaimana wujud dari perilaku kecerdasan buatan. AI biasanya dihubungkan dengan Ilmu Komputer, akan tetapi juga terkait erat dengan bidang lain seperti Matematika, Psikologi, Pengamatan, Biologi, Filosofi, dan yang lainnya.Kemampuan untuk mengkombinasikan pengetahuan dari semua bidang ini pada akhirnya akan bermanfaat bagi kemajuan dalam upaya menciptakan suatu kecerdasan buat.
Pengertian lain dari kecerdasan buatan adalah bagian ilmu computer yang membuat agar mesin computer dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan manusia. Pada awal diciptakannya, computer hanya difungsikan sebagai alat hitung saja .Namun seiring dengan perkembangan zaman zaman, maka peran computer semakin mendominasi kehidupan manusia.
Kecerdasan didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap computer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukan ke dalam suatu mesin (computer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain system pakar. Permainan computer (games). Logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
1.2 Bidang – bidang yang mendasari kecerdasan buatan
- Bidang Komputer dan Sains
Para Peneliti kecerdasan buatan telah membuat banyak alat untuk memecahkanbeberapa masalah yang dapat dikategorikan paling rumit pada bidang komputer dan sains.Kebanyakan dari penemuan mereka telah diambil alih oleh cabang ilmu komputer dan sainsdan tidak lagi menjadi bagian dari bidang ilmu kecerdasan buatan. Namun, bidang ilmu kecerdasan buatan tetap saja sulit untuk dilepaskan dari bidang ilmu ini, dikarenakan banyak bagian dari kecerdasan buatan yang digunakan dalam bidang komputer dan sains ini. Salah satu contohnya adalah konsep jaringan syaraf tiruan yang digunakan untuk mengkalkulasi probabilitas kondisi-kondisi yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Beberapa daftar aplikasi yang sebelumnya dikembangkan oleh para peneliti kecerdasan buatan adalah GUI(Graphical User Interface), Kalkulasi koordinat mouse pada layar monitor, manajemen penyimpanan otomatis, pemrograman dinamis serta pemrograman orientasi objek.
- Finansial
Pada bidang finansial, penggunaan kecerdasan buatan ditujukan pada pengorganisasian operasi, investasi saham, dan memanajemen properti. Sebuah sistem yang memiliki kecerdasan buatan dapat mengkalkulasi inflasi maupun deflasi yang akan terjadi dimasa depan serta dapat mengkalkulasi probabilitas naik turunnya harga saham sehingga dapatdigunakan untuk menentukan investasi secara detail. Menggunakan jaringan syaraf tiruanyang dapat mendeteksi adanya perubahan-perubahan harga saham pada masa yang akandatang, membuat sistem kecerdasan buatan ini sangat layak digunakan dalam bidangFinansial.
- Kesehatan
ada bidang kesehatan, sistem kecerdasan buatan telah digunakan, salah satunyaadalah algoritma genetika yang memungkinkan simulasi proses evolusi dan rekayasa genetikadiuji coba tanpa memerlukan “korban” makhluk hidup. Algoritma ini juga dapat digunakanuntuk pencocokan DNA yang sering digunakan dan saat ini mungkin populer untukmengidentifikasi identitas seseorang.
- Industri
Pada bidang Industri penggunaan mesin sudah merupakan hal yang umum. Mesinbiasanya digunakan dalam industri untuk pekerjaan yang membahayakan manusia dan yangsulit untuk dilakukan manusia. sebagai contoh memindahkan barang yang mempunyai beratber ton-ton, pemotongan besi dan baja.
- Transportasi
Pada bidang transportasi kecerdasan buatan sudah diimplementasikan pada banyakhal seperti sistem kontrol perpindahan gigi otomatis pada gearbox mobil bertransmisiotomatis yang menggunakan Fuzzy Logic sebagai salah satu cabag ilmu kecerdasan buatan.Penentuan rute tercepat juga dapat dilakukan oleh decision support system yang juga merupakan salah satu cabang dari kecerdasan buatan yang menggunakan GPS
- Telekomunikasi
Pada Bidang telekomunikasi, sistem kecerdasan buatan juga banyak digunakan antaralain untuk pencarian heuristik tentang tenaga kerja mereka, mengatur penjadwalan puluhanribu pekerjanya, serta menentukan jumlah gaji sesuai dengan kualitas kerja mereka.Semuanya dilakukan secara otomatis dengan kecerdasan buatan yang telahdiimplementasikan ke dalam sistemnya.
- Pengembangan Game
Perkembangan Game yang pesat pada masa ini juga membutuhkan sesuatu yangberbeda pada rule permainannya. Sebuah sistem game, jika sudah dimainkan sampai tuntasoleh seorang player, maka ketika player yang sama memulai lagi permainan dari awal, makarule permainannya akan sama. namun berbeda untuk game-game yang telah ada saat ini.sistem dalam game, dapat belajar mengenali pola permainan dari player dan ketika playertersebut memulai permainan kembali, maka sistem ini akan menggunakan rule yang berbedauntuk pemain yang sama ini. sehingga game menjadi lebih menarik dan menantang.
1.3 Sejarah Kecerdasan Buatan
Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.
Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan "Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943 yang meletakkan pondasi untuk jaringan syaraf.
Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan "Turing test" sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.
Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan syaraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang kadangkala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang kusut secara mandiri.
Pada tahun 1980-an, jaringan syaraf digunakan secara meluas dengan algoritma perambatan balik, pertama kali diterangkan oleh Paul John Werbos pada 1974. Tahun 1990-an ditandai perolehan besar dalam berbagai bidang AI dan demonstrasi berbagai macam aplikasi. Lebih khusus Deep Blue, sebuah komputer permainan catur, mengalahkan Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan 6 game yang terkenal pada tahun 1997. DARPA menyatakan bahwa biaya yang disimpan melalui penerapan metode AI untuk unit penjadwalan dalam Perang Teluk pertama telah mengganti seluruh investasi dalam penelitian AI sejak tahun 1950 pada pemerintah AS.
Tantangan Hebat DARPA, yang dimulai pada 2004 dan berlanjut hingga hari ini, adalah sebuah pacuan untuk hadiah $2 juta dimana kendaraan dikemudikan sendiri tanpa komunikasi dengan manusia, menggunakan GPS, komputer dan susunan sensor yang canggih, melintasi beberapa ratus mil daerah gurun yang menantang.
1.4 Agen intelejen
1.4.1 Agen dan Lingkungan
Agen : segala sesuatu yang melihat/menangkap informasi dilingkungannya melalui sensor, dan beraksi pada lingkungan melalui efektor/actuator (Stuart Russel) Contoh perbandingan :
Agen manusia memiliki alat sensor : mata, telinga, dan organ sensor lainnya; alat actuator : tangan, kaki, dan bagian tubuh lain sebagai alat gerak.
Sedangkan pada agen robot : kamera dan inframerah untuk sensor, dan lengan serta berbagai motor sebagai actuator.
1.4.2 Konsep rasionalitas
Rasionalitas
Rasional dapat didefinisikan sebagai : melakukan hal yang benar. Agen rasional melakukan hal yang benar berdasarkan informasi (percept) apa yang ditangkap dan tindakan (action) apa yang akan diambil.
Pengukuran kinerja (performance measure) : Sebuah kriteria obyektif untuk mengukur keberhasilan suatu perilaku agen. Pengukuran kinerja haruslah dapat dinyatakan dalam ukuran kuantitatif.
Goal adalah tujuan utama yang berusaha dicapai oleh agen (prioritas utama)
Agen Rasional
Agen rasional melakukan aksi yang dipercayainya untuk mencapai tujuan. Asumsi : saya tidak suka baju basah, jadi saya membawa paying.Apakah hal tersebut rasional? Tergantung pada prediksi cuaca dan apakah saya mendengar prediksi tersebut. Jika saya telah mendengar prediksi bahwa cuaca akan hujan dan saya mempercayainya, maka aksi membawa paying adalah hal yang rasional.
1.4.4 Struktur Agen
Sebuah program agen yang sederhana dapat didefinisikan secara matematis sebagai fungsi agen yang memetakan setiap urutan persepsi mungkin untuk tindakan yang mungkin agen dapat melakukan atau untuk suatu elemen, umpan balik koefisien, fungsi atau konstanta yang mempengaruhi tindakan akhirnya.
http://web.if.unila.ac.id/ginanjar/2015/09/13/kecerdasan-buatan/
https://www.scribd.com/document/346781568/Tugas-1-Makalah-Kecerdasan-Buatan
http://www.sarjanaku.com/2013/01/makalah-pengertian-kecerdasan-buatan.html
http://eprints.dinus.ac.id/94/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar